Kembali ke Berita
Berita

Dampak Kabut Asap: 32 Madrasah di Kabupaten Banjar Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Jumat, 18 September 2026admin
Dampak Kabut Asap: 32 Madrasah di Kabupaten Banjar Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

MARTAPURA — Bencana kabut asap yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Banjar berdampak langsung pada sektor pendidikan. Merespons kondisi udara yang kian memburuk, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar mengambil langkah taktis dengan memberlakukan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) bagi madrasah yang terdampak.

Kebijakan tersebut diatur secara resmi melalui Surat Edaran Nomor 1574/Kk 17.03-2/PP.03/8/2026. Dalam surat edaran tersebut, madrasah yang berada di zona terdampak kabut asap diberikan dua opsi, yakni melaksanakan PJJ/BDR atau menggeser jam masuk pembelajaran menjadi pukul 09.00 waktu setempat, saat kabut asap mulai menipis dan udara relatif lebih aman bagi siswa.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Banjar, M. Yusup, menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah puluhan madrasah yang melaporkan penyesuaian jam belajar akibat kabut asap.

"Sebanyak 32 madrasah telah melaporkan ke kantor kami bahwa mereka melakukan PJJ akibat terdampak kabut asap. Kebijakan ini berdampak pada kurang lebih 7.702 murid," ujar M. Yusup, Jumat (18/9/2026).

Menurut pendataan Kemenag Banjar, ke-32 madrasah tersebut tersebar di lima kecamatan yang terdampak cukup parah, yakni Kecamatan Gambut, Martapura, Aluh-Aluh, Sungai Tabuk, dan Kertak Hanyar.

M. Yusup juga mengingatkan bahwa Kantor Kemenag Kabupaten Banjar sejatinya telah melakukan langkah antisipatif. Sejak 20 Agustus 2026 lalu, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh madrasah untuk proaktif menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah. Salah satu instruksi utamanya adalah membersihkan semak-semak atau lahan kering di sekitar bangunan madrasah guna meminimalisasi risiko kebakaran lahan yang menjadi pemicu kabut asap, selain itu dilaksanakan juga sholat istisqa dibeberapa Madrasah di kabupaten banjar.

Sebagai upaya mitigasi dan perlindungan kesehatan bagi para peserta didik yang terpaksa harus tetap beraktivitas atau terdampak paparan asap, Kantor Kemenag Kabupaten Banjar juga telah menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Kolaborasi lintas instansi ini diwujudkan melalui pendistribusian ribuan masker kepada siswa di madrasah-madrasah yang berada di wilayah terdampak.

Langkah cepat Kemenag dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar ini diharapkan dapat melindungi kesehatan peserta didik sekaligus memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi dengan aman di tengah darurat kabut asap yang sedang melanda.

a

Penulis / Kontributor

admin

Berita Terkait