MARTAPURA – Dalam upaya memperkuat publikasi digital dan transparansi informasi, Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar secara resmi meluncurkan ajang "Humas Award Penmad 2026". Kompetisi bergengsi ini menantang seluruh madrasah di Kabupaten Banjar untuk berkompetisi dalam produktivitas publikasi berita dan video kegiatan.
Pacu Kreativitas Sepanjang Tahun
Kegiatan ini tidak berlangsung dalam waktu singkat. Proses pemantauan dan penilaian akan dilaksanakan mulai hari ini, 22 April 2026, hingga Desember 2026. Hal ini diharapkan dapat memicu konsistensi madrasah dalam menghabarkan prestasi dan inovasi mereka kepada masyarakat luas.
Adapun kategori yang diperlombakan meliputi:
Publikasi Berita Terbanyak: Fokus pada kualitas dan kuantitas tulisan kegiatan madrasah di media daring.
Produksi Video Kegiatan Terbanyak: Fokus pada kreativitas visual melalui konten video kreatif dan edukatif.
Partisipasi Menyeluruh: Dari RA hingga MA
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Banjar, M. Yusup menegaskan bahwa ajang ini terbuka lebar bagi seluruh jenjang pendidikan. Baik madrasah Negeri maupun Swasta, mulai dari:
Raudhatul Athfal (RA)
Madrasah Ibtidaiyah (MI)
Madrasah Tsanawiyah (MTs)
Madrasah Aliyah (MA)
"Kami mengimbau seluruh kepala madrasah dan tim humas untuk berpartisipasi aktif. Ini bukan sekadar lomba, tapi panggung untuk menunjukkan eksistensi madrasah kita kepada dunia," ujarnya.
Untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, RA dan Madrasah se-Kabupaten Banjar dapat mengirimkan berita atau video kegiatannya ke link https://s.id/HumasAwardPenmad2026
Mendukung Zona Integritas (ZI)
Selain sebagai ajang kreativitas, Humas Award Penmad 2026 menjadi instrumen penting dalam mensukseskan pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Banjar. Melalui publikasi yang masif, keterbukaan informasi publik dapat terjamin, yang merupakan pilar utama dalam pelayanan prima.
Semangat ini selaras dengan motto besar madrasah saat ini: Maju, Bermutu, dan Mendunia. Dengan publikasi yang kuat, prestasi lokal madrasah di Kabupaten Banjar diharapkan mampu terdengar hingga ke level internasional.


