Kembali ke Berita
Berita

Kemenag Banjar Dorong Digitalisasi dan Madrasah Ramah Anak Melalui Rakoor Pendidikan Madrasah

Rabu, 29 Juli 2026admin
Kemenag Banjar Dorong Digitalisasi dan Madrasah Ramah Anak Melalui Rakoor Pendidikan Madrasah

Martapura — Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakoor) Madrasah pada hari Senin, 27 Juli 2026. Bertempat di Hotel Rodhita, Banjarbaru, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola pendidikan madrasah.

Rakoor kali ini mengusung tema "Optimalisasi dan Digitalisasi dalam Mendukung Tata Kelola Pendidikan Madrasah yang Efektif dan Akuntabel serta Mendukung Terwujudnya Madrasah Ramah Anak". Acara ini dihadiri oleh jajaran penting pendidikan madrasah, mulai dari seluruh staf Seksi Penmad, para Kepala Madrasah, operator madrasah, hingga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjar yang hadir secara langsung untuk memberikan arahan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Ahmad Kamal, SHI., M.Ag.; Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjar menekankan pentingnya peran teknologi di era modern. Beliau menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis yang harus segera diimplementasikan guna mempercepat dan mempermudah pelayanan maupun pengelolaan administrasi di lingkungan madrasah.

"Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan untuk mewujudkan tata kelola yang efektif, transparan, dan akuntabel. Hal ini juga menjadi landasan penting dalam menciptakan lingkungan madrasah yang ramah anak," tegasnya di hadapan para peserta rakoor.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor juga memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Banjar. MAN 5 Banjar dinilai berhasil menciptakan inovasi berupa aplikasi Sistem Manajemen Madrasah yang terintegrasi.

Beliau berharap langkah progresif tersebut tidak hanya berhenti di satu institusi saja. "Saya sangat mengapresiasi inovasi dari MAN 5 Banjar. Ke depannya, saya berharap sistem manajemen terintegrasi ini dapat diadopsi, direplikasi, serta dikembangkan lebih jauh oleh madrasah-madrasah lain demi meningkatkan efektivitas layanan pendidikan kita," tambahnya.

Melalui rakoor ini, seluruh pemangku kepentingan madrasah di Kabupaten Banjar diharapkan dapat terus bersinergi. Pemanfaatan teknologi secara optimal dan komitmen penuh terhadap program Madrasah Ramah Anak diyakini akan membawa pendidikan madrasah di Kabupaten Banjar semakin maju, berprestasi, dan humanis.

a

Penulis / Kontributor

admin

Berita Terkait